Al-Quran Turun Malam Lailatul Qadr atau 17 Ramadhan?
Al-Quran Turun Malam Lailatul Qadr atau 17 Ramadhan?
Sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu sama-sama kita ketahui dulu metode diturunkannya Al-Quran. Sebagaimana yang disebut para ulama dalam kitab-kitab Ulumul Quran seperti Al-Burhan, Al-Itqan, Manahil al-Irfan, Mabahits fi Ulum al-Quran dan sebagainya, terdapat perbedaan pendapat diantara ulama terkait metode turunnya Al-Quran ini. Namun, pendapat yang banyak dipegang oleh Jumhur Ulama sebagai berikut:
"Al-Quran diturunkan sekaligus (lengkap semuanya) ketika malam Lailatul Qadr dari Lauh Mahfudz ke Baitul Izzah (langit dunia). Kemudian turun secara berangsur-angsur melalui perantara malaikat Jibril as. kepada Nabi Muhammad saw. selama kurang lebih 20 atau 23 tahun, yang itu dimulai dengan 5 ayat pertama surah al-Alaq."
Dalil diturunkannya Al-Quran secara sekaligus:
{شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْ أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ}
"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al-Quran." [QS. Al-Baqarah: 185].
{إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِيْ لَيْلَةِ القَدْرِ}
"Sungguh Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadr)." [QS. Al-Qadr: 1].
{إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ}
"Sungguh Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam yang diberkahi." [QS. Ad-Dukhan: 3].
Dalam 3 ayat di atas, semua menjelaskan tentang turunnya Al-Quran pertama kali, yaitu pada bulan Ramadhan tepatnya malam Lailatul Qadr. Dan pada surah Ad-Dukhan, yang dimaksud malam yang diberkahi oleh kebanyakan ulama tafsir adalah Lailatul Qadr, meskipun ada sebagian ulama yang menafsirinya sebagai malam Nishfu Sya'ban.
Dalil hadits yang menjelaskan Al-Quran turun sekaligus, diriwayatkan oleh Ibnu Abbas:
عن ابن عباس -رضي الله عنهما- قال: "أُنزِل القرآن جملةً واحدةً إلى السماء الدنيا في ليلة القدر، ثم أًنزِل بعد ذلك بعشرين سنة"
"Bahwasanya Al-Quran itu turun sekaligus ke langit dunia pada malam Lailatul Qadr. Kemudian diturunkan berangsur-angsur selama 20 tahun."
Kemudian setelah diturunkan secara lengkap (keseluruhan) dari Lauh Mahfudz ke langit dunia (Baitul Izzah), Al-Quran turun secara berangsur selama kurang lebih 23 tahun; 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah -menurut pendapat lain; 20 tahun-.
Dalil diturunkannya Al-Quran secara berangsuran:
{وَقُرْاٰنًا فَرَقْنٰهُ لِتَقْرَاَهٗ عَلَى النَّاسِ عَلٰى مُكْثٍ وَّنَزَّلْنٰهُ تَنْزِيْلًا}
"Dan Al-Qur'an (Kami turunkan) berangsur-angsur agar engkau (Muhammad) membacakannya kepada manusia perlahan-lahan dan Kami menurunkannya secara bertahap." [QS. Al-Isra': 106].
Dan ini merupakan keistimewaan Al-Quran, bahwa kitab suci umat Nabi Muhammad saw. ini turun secara berangsuran setelah sebelumnya diturunkan secara lengkap/sekaligus. Ini berbeda dengan kitab-kitab samawi lainnya yang diturunkan secara sekaligus, seperti: Injil, Taurat, dan Zabur.
{وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَوۡلَا نُزِّلَ عَلَيۡهِ ٱلۡقُرۡءَانُ جُمۡلَةً وَٰحِدَةً ۚ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِۦ فُؤَادَكَ ۖ وَرَتَّلۡنَٰهُ تَرۡتِيلًا • وَلَا يَأۡتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئۡنَٰكَ بِٱلۡحَقِّ وَأَحۡسَنَ تَفۡسِيرًا}
"Dan orang-orang kafir berkata, "Mengapa Al-Qur'an itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?" Demikianlah, agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (berangsur-angsur, perlahan, dan benar) • Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, melainkan Kami datangkan kepadamu yang benar dan penjelasan yang paling baik." [QS. Al-Furqan: 33].
Kapan Ayat Pertama Turun?
Ayat pertama yang turun menurut jumhur ulama ialah 5 ayat pertama dari surah Al-Alaq. Adapun kapan ayat pertama ini diturunkan, kebanyakan ulama sepakat bahwa 5 ayat pertama surah Al-Alaq adalah wahyu yang pertama turun, juga sebagai pengangkatan Nabi Muhammad saw. menjadi nabi. Dan ini terjadi pada hari Senin, sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Abu Qatadah:
ذاك يومٌ وُلِدْتُ فيه ويوم بُعِثْتُ فيه أو أُنْزِلَ عليّ فيه
"Itu (hari Senin) adalah hari di mana aku dilahirkan, aku diutus menjadi nabi dan diturunkan kepadaku wahyu."
Senin di Ramadhan Tanggal Berapa?
Kemudian para ulama berbeda pendapat terkait tanggal turunnya pada bulan Ramadhan. Ada yang mengatakan malam ke-7 Ramadhan, ada yang mengatakan malam ke-17 Ramadhan, malam ke-21 Ramadhan, dan ada yang mengatakan malam ke-24 Ramadhan.
Imam Ibnu Katsir menyebutkan dalam kitabnya al-Bidayah wa an-Nihayah: "Al-Waqidi meriwayatkan dari Abu Ja'far Muhammad Al-Baqir yang mengatakan bahwa: Wahyu pertama kali turun pada Rasul saw. pada hari Senin 17 Ramadhan malam, dan dikatakan juga 24 Ramadhan."
Lalu Syekh Al-Mubarokfuri dalam kitabnya ar-Rahiq al-Makhtum menyebutkan bahwa wahyu pertama kali turun pada hari Senin 21 Ramadhan malam. Pendapat ini berbeda dengan Jumhur Ulama dalam hal metode diturunkannya Al-Quran; yaitu turun sekaligus dari Lauh Mahfudz ke langit dunia, kemudian turun berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad saw. selama kurang lebih 20 atau 23 tahun. Namun, rupanya beliau memilih pendapat yang mengatakan Al-Quran turun langsung kepada Nabi Muhammad saw. secara berangsuran selama lebih dari 20 tahun dan dimulai di malam Lailatul Qadr, bukan ke langit dunia dulu.
Kesimpulan
Kesimpulannya bahwa malam Lailatul Qadr yang disebut sebagai malam turunnya Al-Quran ialah benar, karena itu ialah malam diturunkannya Al-Quran secara lengkap sekaligus dari Lauh Mahfudz ke langit dunia (Baitul Izzah). Dan Al-Quran turun secara berangsuran yang didahului dengan surah Al-Alaq ayat 1-5 yang juga momentum pengangkatan Nabi Muhammad saw. menjadi nabi ialah pada 17 Ramadhan yang sering dirayakan oleh kebanyakan umat Islam di Indonesia.
Walaupun penetapan malam 17 Ramadhan sebagai waktu awalnya turun Al-Quran masih diperselisihkan oleh kebanyakan ulama, sebagaimana dijelaskan di atas.
Wallahu A'lam.
Kairo, 8 April 2023 M / 17 Ramadhan 1444 H
M. Hariz Farezi Fadza
Sumber:
• 47 Masalah Fiqih Klasik & Kontemporer - Ahmad Zarkasih, Lc.
• مناهل العرفان في علوم القرآن - الزرقاني
• مباحث في علوم القرآن - مناع القطان
%20(11).jpeg)

%20(15).jpeg)


Comments
Post a Comment