Manusia Hanya Bisa Merencanakan, Tuhan Yang Menentukan
"Manusia Hanya Bisa Merencanakan, Tuhan Yang Menentukan"
Oleh: M. Hariz Farezi Fadza
Manfaat kita mengenal sifat-sifat Allah (khususnya Sifat Ma'ani yang 7: Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Sama', Bashar, Kalam) agar kita tahu mana yang menjadi hak Allah sehingga kita tidak melewati batasnya atau bahkan sampai menyalahkan Allah atas perkara-perkara yang akal kita sendiri tak mampu menggapainya.
{إنما أمره إذا أراد شيئا أن يقول له كن فيكون}
Semua hal yang terjadi dan yang akan terjadi di dunia ini tak akan lepas dari kehendak dan kuasa-Nya. Semua kemungkinan-kemungkinan yang ada (yang terjadi, yang tidak terjadi, yang akan terjadi bila ia terwujud ataupun tidak) Allah tahu bagaimana adanya.
Allah punya kuasa untuk mengadakan setiap kemungkinan-kemungkinan itu, sekalipun kita merasa 99% akan berhasil terhadap sesuatu, Allah bisa saja berkehendak menggagalkannya, begitu juga sebaliknya, dan itu sering terjadi secara nyata dalam kehidupan. Dan sungguh, semua perkara yang menimpa kita itu bukanlah bentuk ketidakadilan dari Allah -Maha Suci Ia dari itu-, justru didalamnya ada skenario yang indah, ada pelajaran dan hikmah yang jika direnungi lebih dalam, kita akan tersungkur sujud penuh syukur atas datangnya hal tersebut. Sebagaimana kata Umar bin Khattab ra.:
ولو أنّ الله كشف لنا حُجب الغيب ، ما اختار إنسان لنفسه غير ما اختاره الله له
"Jikalau Allah menyingkap tabir ghaib (takdir) bagi kita, niscaya manusia tidak akan memilih kecuali apa yang Allah pilihkan untuknya."
Bisa jadi dengan hal-hal tersebut kita menjadi semakin tangguh dan kuat, semakin bijak dalam bersikap, semakin memperbaiki diri, belajar dari kesalahan agar tidak jatuh untuk kesekian kali lagi, mungkin dengan itu Allah ingin angkat derajat kita, Allah ingin kita lebih dekat kepada-Nya, Allah ingin mendengar lebih dalam tangisan dan keluh kesah kita seraya bersandar penuh doa.
Sekali lagi, apa yang menjadi hak-Nya biarlah Dia yang mengaturnya. Tiada tuntutan apapun untuk kita kecuali terus berusaha meningkatkan ibadah dan berbuat baik sekuat hati dan kemampuan, sampai yakin (ajal) datang menjemput kita.
الإنسان مدبّر والله مقدّر
"Manusia hanya bisa merencanakan, namun Allah yang menentukan."
Kairo, 24 Maret 2022
MHFF



Comments
Post a Comment