Balas Dendam Terbaik Adalah Menjadikan Dirimu Lebih Baik
"Balas Dendam Terbaik Adalah Menjadikan Dirimu Lebih Baik"
"Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik." -Ali bin Abi Thalib.
"Terkadang, orang dengan masa lalu paling kelam akan menciptakan masa depan yang paling cerah." -Umar bin Khattab.
Karena orang-orang seperti itu telah mencicipi dan merasakan betapa pahitnya keburukan di masa lalu, tau bagaimana dampak dan bahayanya bagi kehidupan, sehingga dari situ -jika ia berpikir jernih- ia berusaha untuk membersihkan dirinya dan membalas keburukan di masa lalunya dengan kebaikan.
{إن الحسنات يذهبن السيئات}
(وأتبع السيئة الحسنة تمحها)
Cukup kita cermati lagi kisah Umar bin Khattab bagaimana beliau di masa lalunya hingga menjadi al-Faruq. Fudhoil bin Iyadh bagaimana mengerikannya ia sebelum menjadi kibar sufiyah. Seorang Abul Hasan al-Asy'ari yang dulunya pembesar mu'tazilah hingga menjadi imam ahlussunnah. Syekh Kholid al-Azhari yang awalnya tukang lampu Azhar pada akhirnya menjadi ulama besar.
Maka tak heran kita melihat effort besar dan perjuangan orang-orang seperti itu dalam memperbaiki dirinya, setiap kesempatan ia manfaatkan untuk belajar dan memperbaiki. Tak banyak waktu yang ia biarkan berlalu sia-sia, atau digunakan kepada hal yang buruk lagi tak ada gunanya.
Dikutip dari tulisan Ust Amru Hamdany. Syeikh Muhammad Sa'id Ramadhan Al-Buthi berkata:
العلم منحة إلهية
"Ilmu itu karunia dari Allah"
Allah berhak memilih siapa saja yg Ia kehendaki untuk paham dan menjadi 'alim. Banyak orang yang terlambat belajar kemudian tekun dan giat mengejar ketertinggalan, mengalahkan orang-orang yang memulainya sejak lama.
العبرة بمن صدق لا بمن سبق
"Yang menjadi penentu kesuksesan adalah siapa yang bersungguh-sungguh, bukan siapa yang lebih dulu".
Jadi,selain belajar, jangan lupa terus berdoa kepada Allah agar diberikan pemahaman yang baik.
من يرد الله به خيرا يفقّهّ في الدين
"Siapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan (yang sempurna), maka Allah akan pahamkan dia akan agamanya". [HR. Bukhori]
اللهم يا مقلّب القلوب ثبّت قلوبنا على دينك
Kairo, 30 Januari 2023
M. Hariz Farezi Fadza



Comments
Post a Comment