Lentera Rindu

"Lentera Rindu"

M. Hariz Farezi Fadza


Dinginnya malam kembali bergumam dengan lantunan anginnya,

Menderu, meliputi segenap rasa dan asa.

Indah bayangnya yang tak pernah pudar,

Menuntun jemari untuk berkata dengan bahasa pena.


Lentera rindu kembali menemani dan menghangatkan,

Bersama merdunya melodi dan diksi-diksi cinta.

Merajut rasa yang tak pernah terbayang,

Darinya yang berhasil bertahta.

Rembulan menjadi saksi indahnya malam,

Bintang gemilang bergelora melihat panjatan doa-doa.


Ku pinta penuh harap karena daya tak kuasa,

Kepada-Nya yang mampu menyatukan pisah untuk bersama.


Suatu saat nanti, hingga akhir masa.

Menuju keabadian bersama di surga-Nya.


Comments

Popular Posts