Hafal Aja Dulu Meski Belum Paham Semua
"Hafal Aja Dulu Meski Belum Paham Semua"
Oleh M. Hariz Farezi Fadza
من حفظ المتون حاز الفنون
"Siapa yang menghafal Mutun (dalam suatu fan limu), maka ia (akan mampu) memperoleh ilmu tersebut."
Tentang urgensi menghafal dalam menuntut ilmu. Banyak dikalangan pelajar yang tidak memahami manfaat dan nilai penting sebuah hafalan itu. Entah dengan persepsi mereka bahwa "Apa gunanya banyak hafal tapi gak paham?!". Loh, santai dulu.. kita memang tidak menafikan tentang pentingnya pemahaman, tetapi yang menjadi fokus disini adalah bagaimana membangun pemahaman di atas sebuah pondasi kokoh yang disebut dengan "Hafalan". Baik itu dalam bentuk hafalan Al Qur'an, Hadits, dan Matan-matan ilmu yang lain.
Karena ketika kita menghafal, otomatis kita mengulang-ulangnya. membacanya berkali-kali, sampai hafal, kemudian dimuroja'ahkan. Dan gak mesti paham langsung pada bacaan pertama, karena yang namanya ilmu itu diperoleh bertahap-tahap, فاصبر فأدرج.
Dr. Salim Abu Ashi pernah berkata:
من فوائد حفظ المتون أنه يذكّرك في قواعد العلوم إذا نسيت شيئا منه أو ضللت الطريق
"Salah satu faidah menghafal mutun ilmu yaitu ia akan mengingatkanmu akan kaidah-kaidah ilmu (tertentu) jika engkau lupa sesuatu darinya atau kehilangan arah (dalam ilmu tersebut)."
Syeikh Syarofuddin Al Azhari pun dalam hal ini memberi nasihat:
من استخف الأصول منع الوصول
ومن استعظم الأصول منح الوصول
"Siapa yang meremehkan (membangun) pondasi dasar ilmu maka ia akan tercegah mencapai tujuannya. Dan siapa yang mengagungkanya (membangun pondasi itu) maka ia akan sampai pada tujuannya."
Kesimpulannya, sebagaimana yang dikatakan Ust Amru Hamdany:
"Tujuan tertinggi dari menghafal adalah paham. Dan ilmu yang terpahami akan bermanfaat jika dihafal. Dua-duanya berkaitan. Kombinasikan.."
Kairo, 25 Januari 2021
M. Hariz Farezi Fadza



Comments
Post a Comment